Mitra Aspiratif Publik

Wakil Ketua DPRD Minta Pemkot Makassar Serius Tanggapi Persoalan di Masyarakat

Makassar | DPRD Kota Makassar menggelar paripurna masa sidang ketiga tentang laporan hasil pelaksanaan reses kedua masa sidang kedua diruang Paripurna DPRD Makassar, Senin (24/5).

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar serius dalam menanggapi persoalan di masyarakat. Seluruh hasil reses bisa menjadi prioritas pemerintah.

“Sistim Informasi Penganggaran Daerah (SIPD) yang nanti kami akan liat RKPDnya apakah anggarannya dia masukkan kita mau reses ini betul-betul diutamakan karena percuma kita turun ke rakyat nanti rakyat bertanya, apaji anggota dewan berapa kali mi resis tidak ada yang jalan, jadi tolong tidak ada tereliasisasi pemerintah kota turunkan egonya,” papar Adi Rasyid Ali, Senin (24/5).

Sambung Ketua Demokrat Makassar itu, pemerintah harus hadir mendengar aspirasi rakyat dari dewan melalui reses. Ia berharap, reses tahun depan tak ada lagi keluhan yang artinya semua bisa dituntaskan.

“Biasa alasannya klasiknya pasti soal anggaran, kalau anggaran pasti ada, sekarang soal apakah keinginan. Makanya harus di masukkan dalam RKPD,” terangnya.

Kata Adi–sapaan akrabnya, program prioritas salah satunya adalah Rumah Sakit Batua yang terbengkalai. Menurutnya, pemerintah harus melanjutkan pembangunan dan jangan dibiarkan mangkrak.

“Bagaimana soal rumah sakit Batua masa di biarkan mangkrak terus bagaimana penyelesaianya ini kan harus clear semua jangan di biarkan mangkrak begitu, biasanya ada masalah drainase masalah itu terus yang berputar-putar, tergantung pemerintah kota apakah mau di lanjutkan atau mau dilihat saja,” pungkasnya. (*)

Leave a comment