Mitra Aspiratif Publik

Siberkreasi Wujudkan Internet Aman Bagi Orang Tua dan Anak Lewat Webinar “Aku dan Anakku: Aman dan Nyaman di Dunia Maya ”

Makassar |Siberkreasi mengadakan diskusi online pada Zoom meeting dan disiarkan melalui live streaming di Channel YouTube dan Facebook Siberkreasi dengan topik ‘Siberkreasi Hangout Online – Aku dan Anakku: Aman dan Nyaman di Dunia Maya’, Kamis 22 April 2021

Diskusi online kali ini menghadirkan tiga narasumber dan dimoderatori oleh Annisa Virdianasari dan Aldo Kareem, keduanya dari Siberkreasi.

Narasumber pertama, Dr. Fitri Ariyanti Abidin, M.PSi., Psikolog seorang Dosen Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran. Narasumber kedua, Ari Wibowo Shinoda selaku anggota dari Cerita Guru Belajar. Narasumber ketiga, Ratu Nabila sebagai News Presenter.

Webinar dibuka dengan pembahasan tentang hasil survei pertumbuhan pengguna sosial media di Indonesia di tahun 2020 yang datang dari berbagai rentang usia, termasuk anak-anak. Selain dikarenakan adanya pandemi yang mengubah aktivitas anak usia sekolah melalui virtual, penggunaan gawai meningkat juga disebabkan oleh pemanfaatan sebagai Senjata Tutup Mulut oleh orang tua kepada anaknya.

Kebebasan anak bermain gawai dan mengakses internet perlu menjadi perhatian dan fokus utama orang tua agar anak terhindar dari berbagai macam risiko online yang dapat membahayakan perkembangan anak.

Pemaparan pertama oleh Dr. Fitri Ariyanti yang menekankan etika di dunia maya dan dunia nyata harus saling dijaga. Beliau mempercayai bahwa dampak psikologis bagi anak terkait risiko penggunaan internet harus dilihat secara objektif dengan menerima dampak positif dengan arahan dan perlindungan yang tepat dan menyadari juga bahwa terdapat dampak negatif yang harus dihindari.

Salah satu tugas penting orang tua dalam menyikapi penggunaan gawai pada anak adalah dengan memperkuat prinsip untuk pada anak-anak dan diri sendiri untuk bisa mendapatkan semua yang positif dan menjauhkan diri dari segala bentuk dampak negatif, salah satunya bullying.

Pemaparan kedua datang dari Ari Wibowo sebagai pegiat pendidikan anak yang menjelaskan 3 langkah untuk menjaga dan mengatasi ancaman keamanan anak di internet yang wajib dilakukan dan dibiasakan dalam setiap keluarga.

Yang pertama, pentingnya mengasah keterampilan di dunia digital dan meraih kesepakatan bersama untuk membangun rasa disiplin positif sesuai etika dalam menggunakan sosial media, yang mewajibkan setiap pengguna untuk menjaga perilaku.

Kedua, mengajarkan anak untuk dapat refleksi diri sebelum melakukan aksi melalui gawai. Yang ketiga, membangun kesadaran akan dampak jejak digital yang bersifat permanen.

Pemaparan ketiga oleh Ratu Nabila yang percaya bahwa komunikasi menjadi kunci penting dalam suksesnya pengawasan penggunaan gawai pada anak. Ia menceritakan bahwa penting bagi pengasuh untuk tidak hanya mengawasi, melainkan mengajak anak-anak untuk menceritakan kembali apa yang mereka lihat dan konsumsi selama berselancar di dunia maya.

Tidak hanya itu, ia juga yakin atas kesepakatan bersama dalam memahami etika menggunakan sosial media oleh pengasuh di lingkungan keluarga dan di sekolah harus dicapai dengan cara yang sesuai dengan masing-masing anak. Bukan dipukul rata yang dapat menyebabkan kegagalan.

Pada akhirnya, ketiga narasumber setuju bahwa cara yang paling tepat untuk membuat dunia maya lebih aman dan nyaman bagi baik orang tua maupun anak-anak adalah dengan cara meningkatkan keterampilan dalam menggunakan sosial media, yang sesuai dengan etika yang ada dan memahami bahwa ada berbagai macam risiko dan dampak yang dapat terjadi jika tidak dilakukan dengan baik.
Webinar dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sampai dengan selesai acara.

Webinar selengkapnya dapat disimak di YouTube Siberkreasi pada tautan https://www.youtube.com/watch?v=HRTTmSL_M80&ab_channel=Siberkreasihttps://www.youtube.com/watch?v=HRTTmSL_M80&ab_channel=Siberkreasi..

Informasi mengenai kegiatan webinar edukatif seputar generasi digital Siberkreasi berikutnya dapat dipantau di Instagram @siberkreasi.

Leave a comment