Mitra Aspiratif Publik

Nurdin Abdullah Terjaring OTT KPK

MAKASSAR — Orang nomor satu di Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di rumah jabatan (Rujab) Jalan Sam Ratulangi, Makassar dini hari tadi.

Dalam laporan yang didapatkan, Nurdin Abdullah DI-OTT di Rumah Jabatan Gubernur, sekitar pukul 01.00 wita. Sebelumnya KPK menangkap 5 orang bersama barang satu koper yang berisi uang sebesar Rp1 miliar yang diamankan di Rumah Makan Nelayan, Jalan Ali Malaka, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar.

Setelah mengamankan, Tim KPK kemudian dikabarkan langsung membawa Nurdin Abdullah dan rombongan ke Klinik Transit di jalan Poros Makassar untuk dilakukan pemeriksaan Swab Antigen untuk persiapan berangkat ke Jakarta melalui Bandara Sultan Hasanudin. Tim KPK dan rombongan dikawal oleh 4 orang anggota Detasemen Gegana Polda Sulsel. Mereka adalah Iptu Cahyadi, Bripka Laode Budi, Briptu Sardi Ahmad, Bripda M Syaharuddin.

Setelah selesai melaksanakan pemeriksaan Swab Antigen pada pukul 05.44wita, rkmbkngan menuju Bandara Sultan Hasanudin untuk berangkat ke Jakarta menggunakan Pesawat Garuda GA 617. Tim dan rombongan memasuki Gate 2 untuk keberangkatan ke Jakarta pada pukul 07.00 Wita.

Nurdin Abdullah dilaporkan tiba di Bandara Cengkareng Jakarta pukul 7.30 WIB. Ia kemudian langsung dibawa menuju gedung KPK.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan OTT terhadap Nurdin Abdullah bersama 5 orang di Makassar. Ia menyebutkan penangkapan dilakukan dini hari.

“Sekarang sudah di Jakarta”, ujar Ali.

Hanya saja Ali tak merinci kasus yang menjerat Nurdin Abdullah. Ia meminta semua pihak menunggu keterangan resmi KPK.

“Rincinya seperti apa tunggu keterangan resmi. Soal barang bukti dan siapa saja yang ditangkap nanti akan disampaikan,” kata Ali.

Pihaknya meminta publik untuk menunggu pengumuman resmi dari pimpinan KPK soal kasus tersebut.

“Informasi lebih lengkap kasusnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan”, sebutnya.(*)

Leave a comment