Mitra Aspiratif Publik

Laskar Pajak Bapenda Makassar Tetap Survive di Tengah Pandemi

MAKASSAR | Meskipun ekonomi masih terpantau lesu karena dampak pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19), namun realisasi pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mencapai Rp195 miliar atau hampir mencapai 15% dari target.

Jumlah itu meningkat dari laporan terkahir triwulan pertama per 15 Maret yaitu sebesar Rp120 miliar. Capaian tersebut merupakan sala satu dari strategi Bapenda Makassar untuk tetap survive meski ditengah hantaman covid-19.


Sebelumnya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan memaparkan pembentukan satgas pajak merupakan strategi untuk menjaga tren pendapatan di masa pandemi agar tetap stabil.

“Kami menerapkan strategi dengan menurunkan tim atau satgas bernama Laskar Pajak,” katanya.

Adapun tugas laskar pajak kata dia untuk melakukan pengawasan dan pencatatan di setiap transaksi. Namun karena situasi pandemi sehingga ia mendapat tugas tambahan.

“Mereka juga melakukan imbauan kepada pelaku usaha untuk menerapkan protokol Covid-19. Mereka masuk bagian dari Inspektur Covid-19,” ungkapnya.

Laskar Pajak bertugas di beberapa sektor pajak, seperti restoran, hotel, hiburan dan parkir. Sehingga ia memastikan wajib pajak menjalankan protokol kesehatan.

Pada kesempatan tersebut, Irwan juga menuturkan 5 sektor terbesar yang menyumbangkan peningkatan pendapatan asli daerah atau PAD Kota Makassar.

“Pertama, restoran. Restoran sangat besar pengaruhnya terhadap peningkatan PAD karena mereka menyumbangkan rata-rata 2 ratus miliar per tahun,” kata Irwan.

“Kemudian hotel, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), terakhir pajak Penerangan Jalan (PPJ),” sambungnya.(*)

Leave a comment