Mitra Aspiratif Publik

Kapal Selam Nanggala hilang, SAdAP: Sudah Saatnya Alutsista Di modernisasi

Kendari | Kabar Hilangnya Kapal Selam Nanggala 402 milik TNI Angkatan Laut menyita perhatian publik, kapal tersebut di duga mengalami masalah pada mesin dan tidak mampu bermanuver ke permukaan.

Berita yang terupdate hari ini menyebutkan bahwa Kapal selam KRI Nanggala-402 juga diprediksi mengalami masalah pada electric pump (mesin pendorong elektrik) dan baterai.

Pihak yang melakukan pencarian Sudah ada kontak dengan KRI Nanggala 402 namun menurut info kapal belum dapat naik ke permukaan, Hasil SONAR aktif REM, dengan melihat adanya pergerakan bawah laut dengan V 2.5Kts, di sekitar lokasi oil spill,” dari sumber Jurnal Maritim.

Terkait masalah ini Syarifuddin Daeng Punna tokoh masyarakat Sulsel di jakarta ikut prihatin dan mendoakan semoga Kapal Nanggala 402 yang mengangkut beberapa personel TNI dapat segera di temukan dan semuanya dalam keadaan selamat.

Menurut Pria yang akrab disapa SAdAP ini, kemungkinan yang dialami oleh Kapal tersebut akibat adanya turbulensi yang menyebabkan matinya mesin dan alat komunikasi sebab Kapal Nanggala sudah cukup tua, bayangkan kapal buatan jerman ini diadakan pada tahun 1980-an urainya.

Olehnya itu saya berharap agar pemerintah segera memprogramkan alat utama persenjataan milik TNI yang lebih modern guna menjaga kewibawaan militer Indonesia dan demi menjaga kedaulatan NKRI. Tentu dengan alat dan kendaraan tempur yang modern, Indonesia akan disegani dan tidak akan ada negara luar yang berani untuk mencaplok wilayah atau melakukan aktifitas melanggar teritorial baik laut maupun di udara tutup SAdAP.(*)

Leave a comment