Home / BERITA / POLITIK / INI TATA CARA KAMPANYE PEMILU 2019 DI MAMUJU

INI TATA CARA KAMPANYE PEMILU 2019 DI MAMUJU

MAMUJU-Pemilu 2019 sekarang menjadi trending topic pembicaraan kalangan masyarakat Indonesia saat ini, dari masyarakat umum sampai tokoh-tokoh dan elite negara. Berbagai partai pun telah siap menurunkan putra-putri terbaik mereka untuk maju menjadi Calon Legislatif.

Untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju melakukan rapat koordinasi pelaksanaan kampanye peserta pemilu 2019 bersama dengan berbagai stakeholder baik itu dari  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKIPOMDA) dan  para pimpinan partai  politik dan diselenggarakan di d’Maleo Hotel Jalan Yos Sudarso Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Minggu kemarin.

Rapat ini Tentunya dilakukan agar para peserta pemilu dapat memahami berbagai aturan kampanye yang kurang lebih akan dilakukan selama 7 bulan dan berakhir Pada 31 April 2019 yang akan datang.

Hamdan Dangka selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju dalam sambutannya menyampaikan berbagai macam aturan pada para peserta pemilu dalam melakukan kampanye, diantaranya ialah APK atau alat peraga kampanye yang ditanggung oleh ke KPU  namun tetap dikondisikan dengan kondisi keuangan negara.

Alat peraga kampanye sendiri yang ditanggung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 2 jenis yaitu baliho dan spanduk yang dalam hal ini telah disepakati ukuran dan jumlahnya yakni baliho berukuran 3×2 dan spanduk berukuran 1 setengah meter dikali 3 dengan Isi atau materi yang harus dimasukkan dalam baliho ini yakni visi dan misi kemudian nama dan nomor urut Pasangan calon.

Selanjutnya Hamdan juga menyampaikan kepada partai politik yang ingin menambah baliho hanya bisa sebanyak 5 buah per desa atau kelurahan serta spanduk Paling banyak 10 buah desa atau kelurahan serta lokasi pemasangan berdasarkan apa yang sudah ditentukan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mamuju.

Lanjutnya partai politik dalam berkampanye juga bisa membuat Billboard  dan video Tron yang hanya bisa 2 buah per Kabupaten serta kemudian partai juga bisa berkampanye melalui media cetak, elektronik, online tapi materinya harus diarahkan ke KPU untuk dilihat isinya kemudian ditentukan durasinya karena hal ini telah ada aturannya.

Sedangkan untuk berkampanye di sosial media setiap peserta pemilu hanya bisa memakai 10 aplikasi seperti Facebook Twitter Instagram dan lain sebagainya serta dapat menyematkan lambang KPU  jika diinginkan.

Diakhir sambutan Hamdan dan ku berharap agar para peserta Pemilu 2019 menaati berbagai aturan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilu seperti halnya tata cara dan titik pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang rapi,berhubung  Pemerintah Kabupaten Mamuju mempunyai program Mamuju mapaccing.

“KPU Kabupaten Mamuju telah berkoordinasi dengan Bapak Bupati untuk diberikan izin penentuan titik alat peraga kampanye dengan pertimbangan yakni tetap menjaga program Mamuju mapaccing”. Tutup Hamdan.|
RI