Home / BERITA / HUKUM / Diduga Mengampanyekan Paslon, Oknum Istri Camat di Makassar Katakan “KITA Lengserkan yang Non Muslim”
Istri Camat Panakkukang, Haslinah Said Dg Caya bersama ibu-ibu majelis taklim di Kelurahan Pampang|Foto:Istimewa

Diduga Mengampanyekan Paslon, Oknum Istri Camat di Makassar Katakan “KITA Lengserkan yang Non Muslim”

MAKASSAR|RAKYAT SULAWESI, Istri Camat Panakkukang, Haslinah Said Dg Caya bersama ibu-ibu majelis taklim di Kelurahan Pampang, Kamis, (24/5/2018) diduga mengampanyekan salah satu Pasangan Calon (Paslon) pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar, dimana salah satu kalimatnya menuai kecaman dari sejumlah kalangan karena disinyalir masuk dalam kategori SARA.

Dilangsir dari sejumlah media, bahwa oknum istri camat tesebut belum bisa ditemui karena kesehatannya terganggu, demikian dijelaskan suaminya Thahir Rasyid yang menjabat sebagai Camat Panakkukang kota Makassar.

Thahir mengatakan, apa yang telah dilakukan istrinya tidak semestinya terjadi. Meski demikian, Thahir menyerahkan sepenuhnya ke pihak berwajib jika ada yang merasa dirugikan, demikian langsiran media rakyatku.com

sementara itu, menurut Prof Marwan, karena video yang diduga berkonten SARA itu sudah merebak di medsos, maka sudah sepantasnya pihak Panwaslu turun tangan menjemput bola atas kasus tersebut, seperti yang dilangsir media online lintasterkini.com (25/5/2018).

Diketahui pada Pilwalkot Makassar Paslon nomor 1  yakni Munafri Arifuddin bersama Andi Rachmatika Dewi, yang didukung oleh PKS dan Gerindra serta sejumlah partai lainnya ini akan melawan kotak kosong pada Pemilihan serentak nantinya 27 Juni 2018.

Berikut ungkapan istri Camat Panakkukang dari video yang viral karena diduga menyinggung issu SARA:

“Tanggal 27 nanti kita ada pesta demokrasi yaitu pemilihan wali kota, perlu dicatat pemilihan wali kota bukan pemilihan kotak kosong. Tapi saya tidak kampanye, saya cuma menyampaikan pemilihan wali kota bukan kotak kosong,”

“Dan calon kita itu sekarang calon tunggal, dan ibu-ibu bisa mengetahui arahnya Makassar kita ke depan yang bisa membawa kita, membawa khususnya Pampang ke arahnya yang lebih baik,”

“Karena sepengatahuan saya, sudah beberapa periode dipimpin oleh orang non muslim, oleh karena itu saya berharap kalau mau mendapat pemimpin muslim coblos nomor satu,”

Saya janji ibu-ibu mau lurahnya muslim coblos nomor 1, kita lengserkan yang non muslim.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
makna dari mengampanyekan adalah:
me·ngam·pa·nye·kan v melakukan kampanye;
mengadakan kegiatan untuk memperkenalkan
seseorang atau sesuatu:
iklan itu berhasil ~ produknya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.