Mitra Aspiratif Publik

Berpredikat WBK, Ka Kanwil Beri Dukungan Lapas Terbuka Kendal

KENDAL— Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, A. Yuspahruddin kunjungi Lapas Terbuka Kendal pada Jumat (23/04) sore. Bertempat di Kawasan Pembinaan Lapas Produktif Kendal, Ka Kanwil berikan penguatan dan arahan kepada pejabat struktural dan pelaksana Lapas Terbuka Kendal.

Mengawali kegiatan Kalapas Terbuka Kendal, Rusdedy memberikan gambaran kondisi terkini, mulai dari jumlah pegawai sampai dengan kegiatan pembinaan kemandirian maupun kepribadian yang sedang berjalan. “Bidang pembinaan kepribadian pada bulan puasa tahun ini kami giatkan Ramadhan Camp, pembinaan akhlak dan pemberantasan buta huruf Alquran menjadi sasaran utama, sementara di pembinaan kemandirian, bidang perikanan, pertanian dan peternakan masih berjalan”, papar Rusdedy.

Lanjut dikatakan, Pembinaan Kemandirian akan mengarah ke Integrated Farming , semua kegiatan akan terintegrasi sehigga akan terwujud zero waste, salah satu contoh, hasil pertanian jagung digunakan untuk pakan ternak, limbah peternakan digunakan untuk pupuk pertanian,

Menanggapi penjelasan Kalapas Terbuka Kendal, Ka Kanwil yang pada kesempatan kali ini didampingi oleh Kabag Program dan Humas Kanwil Jateng, menyampaikan “Diperlukan inovasi dan kreativitas untuk mengelola Lapas yang luas ini, saya apresiasi salah satu bentuk kreativitas yang sudah dilaksanakan seperti bekerjasama dengan petani lokal, kedepan penambahan WBP akan segera direalisasikan”.

“Selain itu pada tahun ini Lapas Terbuka Kendal juga sudah membangun pabrik pakan sendiri, sementara untuk mengatasi keterbatasan tenaga, pengolahan lahan bekerjasama dengan petani lokal”. Tambah Rusdedy.

Lebih lanjut, Ka Kanwil memberikan semangat dan dukungan Lapas Terbuka Kendal menjadi Lapas Produktif yang meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Sebelum mengakhiri kunjungan, Ka Kanwil menyempatkan meninjau kawasan pembinaan mulai dari peternakan ayam, kambing, sapi hingga budidaya udang vaname pada kolam bundar.(*)

Leave a comment