Peresmian Masjid Jami Nurul Hasanah Aceh, Plt Wali Kota Sigit: Terima Kasih Masyarakat Aceh

Ads Pemkot Makassar

RAKYAT SULAWESI – Gubenur Aceh, Nova Iriansyah bersama rombongan kunjungan ke Kota Palu dalam rangka meresmikan Masjid Jami Nurul Hasanah Aceh di Kelurahan Pengawu, Kecematan Tatanga, Kota Palu, Ahad (22/11/2020).

Kedatangan Gubernur Aceh bersama rombongan untuk meresmikan masjid bantuan Pemeritah Nangroe Aceh Darussalam bersama masyarakat Aceh tersebut disambut langsung Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Rusli Baco Dg Palabbi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said.

Dalam sambutannya, Plt Wali Kota Sigit, menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dan seluruh masyarakat Kota Palu atas bantuan masyarakat Aceh dalam pembangunan kembali Masjid Jami Nurul Hasanah Pengawu.

Ia mengatakan, dampak bencana alam gempa, tsunami dan likuefaksi 28 September 2018 silam, menghancurleburkan Kota Palu baik infrastruktur, fasilitas ibadah dan lainnya.

“Saat itu kondisi kami betul-betul tidak siap. Namun kami yakin dibalik kesulitan, ada kemudahan. Di balik bentuk segala musibah pasti Allah sertakan kemudahan. Alhamdulillah, dari ujung Aceh hingga seluruh Indonesia membantu Kota Palu saat itu. Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh dan seluruh masyarakat Aceh,” kata Plt Wali Kota Sigit.

“Semoga setiap langkah jamaah ke masjid ini menjadi nilai-nilai kebaikan bagi masyarakat Aceh. InsyaAllah Masjid ini akan semakin makmur dengan masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah,” ucapnya.

Sebagai informasi tambahan, pembangunan kembali Masjid Jami Nurul Hasanah Pengawu yang kemudian menjadi Masjid Jami Nurul Hasanah Aceh Pengawu tersebut, dimulai sejak Februari 2019.

Sementara itu, Gubernur Nova mengatakan, masjid jami tersebut merupakan hasil sumbangan terkumpul dari masyarakat Aceh notabene pernah mengalami bencana yang sama, untuk mengobati kepedihan dan luka masyarakat Kota Palu, khususnya masyarakat Pengawu.

“Pascagempa, tsunami dan likuefaksi di Kota Palu 2018 silam, secara spontan masyarakat Aceh ingin menyumbang sesuatu. Apalagi, Aceh pernah merasakan senasib, karena Aceh juga pernah kena tsunami dan tidak menyangka jika sumbangan masyarakat begitu besar sampai Rp3,5 miliar. Pemerintah Aceh hanya mengelola, memfasilitasi mendatangi gubernur dan wali kota, kemudian bersepakat membangun sedekah ini diwujudkan dalam pembangunan masjid di Tatanga,” jelas Gubernur Nova.

Ia menjelaskan, masjid tersebut memiliki dua konsep, yakni dari segi pengadaan masjid yang agak unik serta konsep ketika estetika tradisional Aceh atau rumah Aceh disatukan dengan kearifan lokal Palu.

Apalagi, antara Aceh dan Palu, kata Nova, sebenarnya memiliki kemiripan budaya dan perjalanan religius.

Proses pembangunan Masjid Jami Nurul Hasanah Aceh menghabiskan waktu selama 21 bulan, karena tingkat komplikasi terutama ketika mendesain struktur bangunan agar tidak memerlukan tiang penyangga yang dapat menggangu shaf serta memiliki sirkulasi udara.

Nova berpesan kepada masyarakat setempat untuk mengaktifkan masjid dengan kegiatan-kegiatan positif.

“Saya juga berharap, siapapun masyarakat Kota Palu yang berasal dari Aceh bisa ikut mengaktifkan masjid ini, yang terpenting masjid ini menjadi tonggak sejarah. Mudah-mudahan pembangunan masjid ini juga bisa menjadi referensi bagi anak-anak kita yang sedang mengenyam pendidikan arsitektur,” katanya.

Diketahui, Gubernur Aceh datang bersama rombongan terdiri dari pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Direktur PT Bank Aceh Syariah, sejumlah bupati di antaranya, Bupati Aceh Tamiang, Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Selatan dan Aceh Tenggara. HGA/NDY

The post Peresmian Masjid Jami Nurul Hasanah Aceh, Plt Wali Kota Sigit: Terima Kasih Masyarakat Aceh appeared first on SultengRaya.