Jenderal Yusuf Diamankan Polisi, Pasok Bahan Pembuatan Sabu-sabu

Ads Pemkot Makassar

Rakyat Sulawesi, NTB — Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat mengungkap keberadaan rumah produksi sabu-sabu di Kabupaten Lombok Timur. Pengungkapan rumah produksi narkotika itu berkat peran serta masyarakat.

”Jadi tidak ada hentinya, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi untuk masyarakat. Karena terungkapnya rumah produksi sabu-sabu ini berawal dari informasi masyarakat,” kata Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda NTB Kombespol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf seperti dilansir dari Antara di Mataram.

Awalnya, kata Helmi, informasi menyebutkan ada satu lokasi di wilayah Pancor, Kabupaten Lombok Timur, kerap menjadi tempat berkumpulnya para pengedar. ”Kemudian anggota kami bergerak ke lokasi yang disebutkan dan melakukan pengintaian, dilanjutkan penangkapan,” ujar Helmi.

Penangkapan bersama Tim Satresnarkoba Polres Lombok Timur itu dilaksanakan pada Sabtu (21/11) siang. Lokasi yang menjadi sasaran tersebut adalah indekos.

Delapan orang ditangkap dari empat kamar indekos lengkap dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu. Mereka yang ditangkap berinisial SR, 24; RS, 27; HA, 24; RP, 25; LN, 27; RAK, 36; HA, 37; dan SH, 32.

Dari penangkapan delapan orang, lanjut Helmi, polisi mengamankan belasan poket sabu-sabu siap edar dengan berat berat keseluruhannya mencapai puluhan gram. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti perangkat isap sabu-sabu, timbangan digital, poket klip plastik kosong, telepon pintar, dan uang tunai jutaan rupiah.