Askrindo Palu Sebut Jaminan Kredit Tumbuh

Ads Pemkot Makassar

RAKYAT SULAWESI  – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Cabang Palu menyebutkan, tren  jaminan  kredit mengalami kenaikan sebesar 40 persen di Kota Palu pada Oktober 2020.

Penyumbang terbesarnya adalah  kredit debitur dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan KUR.

Kabid Keuangan dan Umum PT Askrindo Cabang Palu, Ardi Widi Nugroho  mengatakan, hal itu tidak jauh berbeda pada Juni 2020  yenag berada di kisaran 37 persen. Secara kumulatif, lanjutnya, hingga Oktober posisi menunjukan peningkatan presentasi sekitar 79 persen.

“Meski begitu, target kami untuk Sulteng tahun ini ada sedikit penyesuaian berdasarkan permintaan manajemen kantor pusat karena dampak pandemi covid 19, dari angka Rp53 miliar  menjadi Rp45,6 miliar pencapaian premi,” kata Ardi kepada sejumlah media di kantornya, Jalan Mohammad Yamin, Kota Palu, belum lama ini.

Walupun kebanyakan daerah mengalami resesi akibat Covid-19. Hal itu, kata dia, tidak berdampak terhadap kondisi di wilayah Sulawesi Tengah. Kemudian, jumlah klaim di akhir triwulan lll terbayarkan Rp40 miliar atau mencapai 150 persen.

“Klaim yang sudah terealisasi itu mulai Januari sampai Oktober 2020. Dan jika dihitung rata-rata dalam sebulan senilai Rp4 miliar. Kalau untuk menjaga protokol kesehatan kami selalu menerapkan kebijakan itu,” ucapnya.

Sementara penjaminan kredit usaha rakyat (KUR) di Askrindo Cabang Palu sebanyak 23.940 debitur dengan nilai Rp940 miliar. Sedangkan, dari sisi pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp94,5 miliar atau baru sekitar 108 debitur. RHT

The post Askrindo Palu Sebut Jaminan Kredit Tumbuh appeared first on SultengRaya.