Klaster Petamburan dan Tebet Setelah Kerumunan Acara Dihadiri Habib Rizieq

Ads Pemkot Makassar

Rakyat Sulawesi, JAKARTA – Klaster penularan COVID-19 muncul setelah rentetan acara yang dihadiri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, setelah tiba di Indonesia pada 10 November 2020.

Hal itu diketahui setelah jajaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan pelacakan masif dari acara yang dihadiri Habib Rizieq.

Mengacu data Kemenkes hingga 19 November, sebanyak 50 kasus pasien positif COVID-19 teridentifikasi setelah acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet, Jakarta Selatan, pada 13 November 2020. Habib Rizieq diketahui turut hadir pada acara itu.

“Ditemukan di Tebet total 50 kasus positif,” kata Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Muhammad Budi Hidayat dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB Indonesia, Minggu (22/11).

Sementara itu, sebanyak 30 kasus positif COVID-19 teridentifikasi setelah acara pernikahan putri Habib Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 14 November 2020.

“Di Petamburan sebanyak 30 kasus. Sementara di Megamendung (juga acara yang diikuti Habib Rizieq) terdapat 15 sedang menunggu hasil pemeriksaan,” beber Budi.

Menurut Budi, penelusuran dilakukan Kemenkes setelah melihat kerumunan pada kegiatan di Tebet, Petamburan, dan Megamendung, Jawa Barat.Kemenkes, kata Budi, mengimbau orang yang mengikuti acara di tiga lokasi itu segera melakukan isolasi mandiri. Hal itu untuk mencegah penularan COVID-19 makin membesar.