Ketua PGRI Sulsel Bicara Budaya Penelitian dalam Konferensi Internasional

Ads Pemkot Makassar

Rakyat Sulawesi, MAKASSAR — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulsel, Prof Hasnawi Haris menjadi pembicara utama dalam Konferensi Internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Seminar yang dihelat International Conference on Science and Advanced Technology (ICSAT) yang berlangsung secara daring, yang dihadiri 500 lebih pemakalah dari berbagai negara selain Indonesia, seperti Malaysia, New Zealand, dan Nigeria. Sabtu (21/11/2020)

Wakil Rektor bidang Akademik UNM itu, membawakan materi tentang membangun budaya penelitian yang unggul sebagai strategi mencapai perguruan tinggi berkelas dunia.

“Saat ini tantangan membudayakan riset unggul, yakni peningkatan SDM peneliti, publikasi pada level global, rendahnya proyek kolaboratif trans-nasional, dan rendahnya prolehan paten,”katanya.

Mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial ini menambahkan bahwa unggul itu dimanifestasikan sebagai kebiasaan peneliti, dosen, tenaga adminitrasi, dan mahasiswa.

“Kita harus membangun budaya kolaboratif dan terbuka serta kita harus memiliki langkah dan strategi mencapai keunggulan,” pungkasnya.

Konferensi internasional tidak hanya menghadirkan Prof Hasnawi Haris sebagai narasumber, tetapi juga hadirkan Assoc Prof Dr Yusri Bin Kamin dari Universiti Teknologi Malaysia dengan judul makalah “New Approaches in Technical and Vocational Education and Training in Challenging Times,” Dr Martin Andrew, dari Otago Politechnic New Zealand.

Ketua LP2M Prof, Bakhrani Rauf mengatakan konferensi internasional ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan berguna dalam kehidupan manusia serta bertujuan untuk meningkatkan pemeringkatan UNM di tingkat nasional dan internasional. (iqbal/fajar)