Gandi: Jika Putusan Pengadilan Tak Berlaku, Bubarkan Saja PTTUN

Ads Pemkot Makassar

 

Medan,MPOL: Koordinator Wilayah ( Korwil) Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Parapat mengatakan, jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mengakui atau mengabaikan Tinggi Tata Usaha Negara (), maka sebaiknya di saja.

“Dengan diabaikannya yang membatalkan Soekirman-Ryan sebagai peserta di Pilkada Sergai 9 Desember 2020, sebaiknya di saja, karena bisa mengecewakan seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan kebenaran.Artinya tak berarti , kata Parapat dalam pesan WhatsApp yang diterima medanposonline, Minggu (22/11/2020) siang.


Padahal sebut , masyarakat Serdang Bedagai (Sergai) yang sangat membutuhkan kepastian hukum telah mengikuti aturan dan mempercayai hukum, dan agar tidak ragu ragu mereka mengajukan atau meminta agar membuat yang benar apakah layak ikut Soekirman-Ryan sebagai peserta atau bertanding di Pilkada Sergai.

yang menggugurkan Soekirman-Ryan di Pilkada Sergai , bukanlah kehendak Wiwik-Adlin Tambunan, namun adalah kehendak Undang Undang atau Hukum. itulah salah satu dasar pertimbangan masyarakat luas terutama Sergai untuk menentukan memilih Wiwik-Adlin Tambunan nomor urut 1 itu menjadi pemenang. Jadi kalau ada kalimat miring menyebut nomor 1 berusaha menggugurkan Soekirman-Ryan, itu tidak benar”, kata Parapat.

” Harus diingat, itu tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun, dan justru itu siapapun harus menghormati dan mentaati . Kalau KPU, Soekirman-Ryan tidak mengakui atau mentaati dengan alasan tertentu, itu soal lain”, tambah Korwil PMPHI Sumut itu.

PMPHI katanya, sudah menghormati masyarakat Sergai yang mencari kepastian hukum melalui peraturan yang oleh , sehingga keluarlah dengan membatalkan/menggugurkan Soekirman-Ryan, tapi pihak KPU tidak mengakui dengan alasan harus ada 30 hari sebelum Pilkada.

“Alasan itu tidak begitu penting, yang penting apakah tidak diakui atau tidak laku? . Kalau tidak diakui PTUN itu, habis uang negara dari rakyat untuk itu. Jadi yang menggugurkan Soekirman-Ryan, menurut kami tidak ada urusan Wiwik-Adlin Tambunan, namun adalah urusan masyarakat untuk menentukan pilihan”, jelasnya.

Disebutkan, tanpa sendiri, PMPHI Sumut menyakini Pilkada Sergai akan dimenangkan pasangan Wiwik-Adlin Tambunan, dengan alasan masyarakat sudah bosan dengan gaya dan penampilan kepemimpinan selama ini .***