Berdayakan Ekonomi Kreatif, Mahasiswa Gelar Pelatihan Rajut Di Majenang

Ads Pemkot Makassar

Cilacap Jawa Tengah, RAKYAT SULAWESI – Pandemi Covid 19 yang melanda Indonesia telah melumpuhkan berbagai bidang kehidupan, termasuk perekonomian dan dunia usaha. Dunia usaha kian lesu dengan maraknya perusahaan yang gulung tikar. Alhasil banyak yang mencari jalan lain untuk mencari lahan pekerjaan.

Menjawab tantangan tersebut, hadirnya program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata sejatinya diharapkan mampu menjawab problem real di masyarakat. Meskipun KKN dilaksanakan di masa pandemi, mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 123 mencoba menciptakan program yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satunya dengan peningkatan Sumber Daya Manusia melalui pelatihan skill yang dapat meningkatkan kapasitas diri. Ketrampilan diri sendiri akan mampu melatih kemandirian dan melepas ketergantungan individu atas suatu hal pekerjaan.

Kelompok 123 KKN RDR ke 75 UIN Walisongo Semarang mengadakan pelatihan merajut tas bagi warga Dusun Pagelaran, Desa Salebu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Seni rajut yang memiliki nilai estetika tinggi memiliki banyak peminat. Daya jualnya yang tinggi pun dapat menjadi peluang usaha bagi siapa pun yang menekuninya. Meskipun pola rajut ini terlihat sulit diikuti namun ketelatenan individu akan menghasilkan sebuah karya yang memuaskan.

Pelatihan tersebut berlangsung selama 3 tahap. Metode yang digunakan melalui praktik langsung yang dipandu tim kelompok 123. Sebelum praktik para peserta diberi materi terkait dasar-dasar merajut. Tahap 1 dilaksanakan pada Sabtu, 14 November 2020 dengan mengenalkan peserta terhadap pola dasar merajut dan pemahaman contoh pola.

Pada tahap kedua para peserta membuat semua bagian tas rajutan. Semangat para peserta memahami pola sangat kuat, meskipun baru pertama kali membuat tas rajut.

“Program ini sangat bermanfaat bagi Ibu-Ibu disini. Meskipun belajar rajut pertama kali, ternyata gampang juga untuk diikuti, semoga ke depan saya dan Ibu-Ibu lain bisa mempraktekanya sendiri untuk mengisi waktu luang di rumah dan menjadi ladang usaha” tutur salah satu peserta pelatihan.

Pada tahap ke 3, para peserta menyelesaikan seluruh bagian tas dan menyatukannya. Di akhir kegiatan, peserta membawa masing-masing karya rajutan. Meskipun sederhana, namun ada rasa puas dan kebanggaan tersendiri atas karya yang telah dibuat. (Red).

The post Berdayakan Ekonomi Kreatif, Mahasiswa Gelar Pelatihan Rajut Di Majenang appeared first on Warta Terkini News.