Syarief Hasan Ingatkan Tugas Utama Generasi Muda Bangsa Adalah Menuntut Ilmu

Ads Pemkot Makassar

Cianjur, RAKYAT SULAWESI – Wakil Ketua MPR Sjarifuddin , meng, sebagai muda Indonesia santri dari berbagai pondok pesantren (ponpes) di Indonesia mesti memiliki kesadaran yang kuat bahwa mereka menjadi tumpuan harapan ke depan.

Bahkan, tampuk kepemimpinan daerah dan nasional akan ada di pundak mereka nanti.

Beban dan tangung jawab mulia tersebut, tentu saja sangat berat. Apalagi tantangan ke depan makin besar dan kompleks.

Untuk itu, muda mesti mempersiapkan segala sesuatunya sejak dini dengan mempelajari, memahami dan menjalankan apa yang menjadi mereka sebagai muda .

pertama adalah menuntut ilmu dunia dan ilmu akhirat. Mempelajari pengetahuan umum serta teknologi untuk meningkatkan intelektualisme dan mendalami nilai-nilai luhur dalam rangka meningkatkan karakter serta jiwa nasionalisme adalah ilmu dunia, sedangkan ilmu akhirat adalah menggali agama,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikannya di hadapan ratusan santriwan dan santriwati Ponpes Al-Uzlah Cianjur, peserta acara ‘Temu Tokoh Nasional bersama Wakil Ketua MPR ’, di aula Ponpes Al-Uzlah, desa Ciherang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (21/11/2020).

Hadir dalam acara yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat tersebut, Pimpinan Ponpes KH. Aceng Yazid, Ketua Forum Komunikasi Orang Tua Murid Nanang Sutarja, Wakil Kepala Sekolah SMPIT Al-Uzlah Iden Mulyadi serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

kedua, lanjut Pimpinan MPR dari partai Demokrat yang biasa disapa ini adalah menghormati para Kyai, ustadz, ustazah, guru karena merekalah pemberi ilmu. “Tanpa mereka muda berkualitas tidak akan muncul,” tambahnya.

Diungkapkan , para pemuda harus berbangga diri, sebab saat ini Indonesia memiliki jumlah penduduk usia muda produktif yang sangatlah besar. Potensi luarbiasa ini jika dikelola dengan baik, maka sangatlah mungkin Indonesia akan menjadi negara kuat dan kaya.

“Negara-negara lain sampai iri dengan potensi kita itu. Sebab, mereka sadar bahwa salah satu syarat sebuah negara menjadi besar adalah kuat sumber daya manusianya. Mereka melihat Indonesia memilikinya,” ujarnya.

Maka dari itu, mengajak muda termasuk para santri untuk berbenah diri. Mulailah, dari diri sendiri. “Semangatlah dalam menjalani hidup, belajarlah yang rajin, jangan putus asa dan rendah diri jika gagal. Teruslah meraih mimpi dengan upaya dan doa semaksimal mungkin,” ucapnya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Hendrik JS