Sambangi Desa Manuntung, ZR Kampanye di Markas Banteng

Ads Pemkot Makassar

Batulicin, RAKYAT SULAWESI – Ada yang menarik dalam lanjutan terbatas pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Tanahbumbu nomor urut 3, Zairullah Azhar-Muhammad Rusli (ZR), pada Sabtu (21/11/2020) sore.

Saat kegiatan tatap muka dititik terakhir cawabup Muhammad Rusli, puluhan peserta di desa Manuntung, kecamatan Kusan Hulu menduduki Sekretariat Anak Ranting PDI Perjuangan.

Mereka terpaksa duduk di ’ tersebut, karena lokasi ZR persis berdampingan. Mengingat tempat sosialisasi tak bisa menampung, mereka pun numpang duduk di Sekretariat Anak Ranting PDI Perjuangan tersebut.

“Maaf bu, kami numpang duduk sementara ya ditempat ini, karena lokasi nya tidak bisa menampung peserta,” ucap Tim Koalisi Pemenangan ZR, Sarifah Santiansyah meminta izin kepada pemilik rumah.

Beruntung tuan rumah mengizinkan dan mempersilakan.

Dalam dialogis tersebut, cawabup Muhammad Rusli di hadapan masyarakat setempat menegaskan, keikutsertaan dirinya dan Zairullah Azhar untuk kembali mengabdi, setelah pensiun dari birokrat.

“Kami menjadi peserta kontestasi pilkada Tanahbumbu bukan untuk mencari jabatan, apalagi hanya memperkaya diri. Sesuai tagline kami kembali untuk mengabdi,” kata M. Rusli.

Mantan camat Mentewe ini menyebutkan, mereka berdua hadir untuk melanjutkan program kerja bupati Tanah Bumbu periode pertama yang sempat terhenti karena tak dilanjutkan pemimpin berikutnya. Padahal, visi misi yang diusung sebelumnya sangat bagus dan kuat untuk kemajuan Bumi Bersujud.

Dalam kesempatan itu ia menepis merebaknya isu fitnah yang dialamatkan kepada pasangannya, Zairullah Azhar. Seperti tidak menjabat hingga akhir jabatan, akan meratakan lahan masyarakat, dan berita bohong lainnya.

“Saya pastikan, semua fitnah yang disebar adalah fitnah. Tujuannya hanya untuk menjatuhkan pak Zairullah, karena mereka takut kalah,” tegasnya, disambut aplaus masyarakat desa Manuntung.

Sementara anggota DPRD Tanahbumbu Tim Koalisi ZR, Basanuddin Saleem mengklarifikasi berita hoaka jika program kesehatan gratis bagi masyarakat tidak ada.

“Kami sudah kroscek tidak benar ada warga yang mengeluh mendapatkan layanan pengobatan di RSUD membayar. Ada media tidak profesional yang memberitakan tak sesuai fakta,” kata Basanuddin.

Ditambahkannya, Pemkab dan DPRD sudah mengalokasikan anggaran kesehatan gratis tahun ini sebesar Rp.11,7 miliar. Sementara untuk BPJS Rp.18,2 miliar, sehingga bisa mengakomodir pelayanan kesehatan masyarakat Tanahbumbu secara gratis untuk tahun ini.

Penulis: M. Apriani
Editor: Pahala Simanjuntak