Polisi Sebut Sempat Dihalangi saat Pencopotan Baliho Imam Besar FPI

Ads Pemkot Makassar

Rakyat Sulawesi, JAKARTA — Polres Metro Jakarta Barat mengerahkan 300 personel untuk membantu kerja Kodim 0503/Jakarta Barat menurunkan Imam Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. dicopot karena tidak memiliki izin dan tidak membayar pajak.

“Jadi kami di sini mem-back-up kegiatan kelancaran penertiban spanduk atau yang banyak terpasang dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi saat dikonfirmasi, Sabtu (21/11).

Arsya mengatakan, Rizieq tak berizin mendapat penolakan dari massa Rizieq. Namun, tetap dicopot karena tidak sesuai aturan.

“Dalam kegiatan penurunan ter juga anggota kami di lapangan dihalang-halangi oleh Laskar FPI,” jelasnya.

Arsya menyampaikan, spanduk ini dalam rangka penertiban. Sebab, berdasarkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) ditemukan banyak spanduk tidak berizin dan tidak membayar pajak.

“Ini dalam rangka bagaimana kita mewujudkan Jakarta yang bersih yang tertib teratur. Jadi mari kita jaga kota kita, agar bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Atas dasar itu, dia berharap masyarakat bisa taat terhadap aturan. Pemasangan harus mengikuti aturan yang ada. Aparat sendiri akan rutin melakukan pembersihan spanduk-spanduk yang tidak berizin.

“Tentu kita pun melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait soal ini. Kami koordinasi dengan Kesbangpol dan Satpol PP agar wilayah Jakarta Barat ini tidak lagi dihiasi tidak berizin,” tandas Arsya.