Galian C di Langkat Diduga Ilegal Dilaporkan ke Buopati dan Poldasu

Ads Pemkot Makassar

STABAT – RAKYAT SULAWESI | | Praktek C illegal di Desa Sei Litur Tasik Kecamatan Sawit Seberang dan Kecamatan Batang Serangan Kabuoaten masih tetap bebas beroperasi. Padahal, persoalan ini sudah berulangkali ke bupati.

Aktifitas C illegal tersebut telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang cukup parah. Bahkan, jembatan sebagai jalur transportasi di sana bakalan tidak akan bertahan lama dan bakalan roboh karena sering dilintasi truk raksasa bermuatan material hasil C.

Pihak kepolisian sendiri, hingga kini belum mengambil tindakan tegas terhadap pelaku C di Sei Litur. Setali tiga uang, pihak Pemkab juga dinilai sengaja melakukan pembiaran termasuk dinas DLH.

Demikian disampaikan Sutoyo selaku ketua Forom Mahasiwa dan Pemuda Aktip Sudah melaporkan ke dinas DLH Kabupaten dan ditembuskan ke , katanya.

Menurutnya sedikitnya ada tiga titik lokasi C yang menimbulkan kerusakan lingkungan. “ Selain tak memiliki izin juga berdampak kepada kerusakan alam seperti tanah longsor dan erosi, “ ujarnya.

Dijelaskannya, terdapat ada tiga nama salah satunya PT. KSU, CV. ATIK dan Singkek pengusaha C di Sei Litur yang melanggar aturan serta tak memiliki izin.

Terpisah, Camat Sawit Seberang Suhaimi saat di kompirmasi melalui Via Ponsel kamis malam 19/11, 2020, mengatakan bahwa pemilik pengusaha C sampai saat ini mereka tidak pernah ada kordinasi ke kecamatan dan kami tidak ada mengeluarkan rekomnya, sebutnya. (MA)

The post C di ke Buopati dan appeared first on Realitas Online.