Dissos Gowa Ditengarai Timbun Sembako untuk Kepentingan Politik, Kadis Bilang Begini

Ads Pemkot Makassar

Rakyat Sulawesi GOWA — Dinas Sosial (Dissos) Kabupaten Gowa dilaporkan ke Bawaslu, soal dugaan penimbunan salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati Gowa.

Nama Kepala Dinas Sosial Gowa, Syamsuddin Bidol, pun dicatut oleh LSM Gempar Indonesia Sulsel, sebagai penimbun yang tak kunjung disalurkan sejak tahap 1 pada Juli 2020 lalu.

Syamsuddin pun membantah soal tuduhan terhadap dirinya itu, yang diduga menimbun di Pilkada 2020 di Butta Bersejarah ini.

Menurut dia, penyaluran dari pemerintah pusat yang dianggap seharusnya dilakukan pada Juli 2020 tahap 1 bukan menjadi soal di tingkat daerah.

“Bukan soal satu atau dua kali (disalurkan). Ini adalah kondisi adanya pelemahan ekonomi rakyat. Begitu ada intervensi, sehingga kehidupan masyarakat luas memang butuh bisa survive kembali,” katanya, Sabtu (21/11/2020).

Dia menambahkan, penyaluran itu baru dilakukan pada 16 November 2020 lalu. Lagi-lagi, Syamsuddin tidak mempermasalahkan soal penyaluran yang sebanyak 20.600 itu selama tiga tahap.

“Jumlahnya 20.600 paket yang kita bagi bulan ini. Bukan (bertahap tiga kali). Yang akan kita bagi bulan ini. Jadi bukan cerita tahap. Intinya tanpa mengabaikan orang yang sampaikan beritanya itu tidak benar,” jelasnya.

“Penyalurannya sudah berjalan sejak 16 November 2020 lalu oleh Pj Bupati Gowa dan Forkopimda, yang diawali di Kecamatan Pallangga dan seterusnya,” sambungnya.