Curi 2 HP, Polisi Boyong Warga Bandar Utama dari Bengkel

Ads Pemkot Makassar

Tebingtinggi, RAKYAT SULAWESI – Sat Reskrim Polres Tebingtinggi, mengamankan IS (23), Kelurahan Kecamatan Tebingtinggi. Tersangka diamankan saat sedang berada di salah satu bengkel yang tak jauh dari rumahnya Jumat (20/11/2020) siang.

Tersangka ditangkap atas dugaan kasus pencurian dengan kekerasan di dalam rumah milik Fattayani (42), Jalan Tengku Irwan, Kelurahan , Kota Tebingtinggi, Jumat (20/11/2020) subuh.

Selain mengamankan tersangka, juga berhasil mengamankan dua unit HP dan uang sebesar Rp.420 ribu dari tangan tersangka diduga milik korban,” kata Kasubag Humas Polres Tebingtinggi, AKP Joshua Nainggolan, di Mapolres Tebingtinggi, Sabtu (21/11/2020) siang.

Menurut Nainggolan, tersangka ditangkap beberapa jam kemudian usai melakukan pencurian.

Dari keterangan kepada saat membuat laporan, lanjut Nainggolan, korban mengetahui rumahnya telah dimasuki maling saat bangun tidur sekitar jam 05.00 WIB.

Menurut korban, begitu bangun tidur, dirinya segera bergegas menuju dapur. Sesampainya di dapur, korban heran melihat ada bekas tapak kaki di atas lantai dengan pintu dapur rumahnya dalam keadaan terbuka.

Merasa curiga, korban segera menuju kamar untuk memeriksa kamarnya. Saat itulah, korban mengetahui dompet miliknya berisi uang sebesar Rp.1,5 juta dan 2 unit HP, masing-masing merk Oppo dan Samsung yang diletakkan di atas tempat tidurnya sudah tidak ada di tempat semula.

“Setelah dicari cari tak ditemukan, korban segera membuat laporan ke Polres Tebingtinggi. Akibat kejadian, korban mengalami kerugian sebesar Rp.4,65 juta.

Usai mendapat laporan, selanjutnya melakukan cek dan olah TKP Dari hasil penyelidikan dan berdasarkan bukti bukti serta keterangan saksi, tersangka kemudian diamankan.

“Kepada , tersangka mengakui perbuatannya dan menghabiskan sebagian uang yang di dalam dompet untuk berfoya foya. Kepada tersangka, akan kita jerat dengan Pasal 363 ayat (1) Ke 3e KUHPidana, tentang pencurian dan kekerasan,” tutup Nainggolan.
Penulis: David Simanjuntak
Editor: Pahala Simanjuntak