Siswi SD Alami Kebutaan Diduga Dampak Belajar Online, Begini Respons Kadisdik

Ads Pemkot Makassar

Rakyat Sulawesi, GOWA — Kebutaan yang menimpa Indrianti Amran atau Ririn, 10, telah sampai ke telinga Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gowa.

Kebutaan yang dialami oleh siswi kelas 6 SD Inpres Bontosunggu ini, diduga akibat efek radiasi ponsel selama mengikuti belajar online di masa pandemi Covid-19.

Sayangnya, Kepala Disdik Gowa, Salam, mengaku belum bisa berbicara banyak soal peristiwa tersebut. Dugaan akibat efek belajar online masih perlu dicari kebenarannya.

“Saya ini baru minta informil dari Koordinator Wilayah saya di sana. Saya perlihatkan, ini dia,” kata Salam sambil menunjukkan pesan singkatnya kepada Fajar.co.id.

“Ada itu terjadi pak. Tapi saya baru mau ke rumahnya ini. Jadi belum ada info yang saya bisa berikan soal penyebabnya. Belum bisa. Iya (selidiki ke rumahnya),” sambung dia, Jumat (20/11/2020).

Sementara dari pengakuan Ririn, dia mengalami kebutaan pada kedua bola matanya, sejak Sabtu sore (14/11/2020) lalu.

Durasi waktu saat ia menggunakan ponsel saat belajar online dirasa tak berlebihan. Hanya dipakai pada saat belajar online dan sekadar bermain game. Itu pun hanya sebentar.

“Kalau sudah belajar, main main (di luar rumah). Biasa juga main game. Belajar online biasanya mulai jam sembilan sampai jam 10,” katanya, Kamis (19/11/2020).

Kebutaan pada kedua bola matanya itu mulai terasa sejak Sabtu sore lalu. Saat itu, Ririn mengaku sakit kepala dan memilih untuk berhenti bermain dengan teman sebayanya kala itu.