Siswi SD Alami Buta Diduga Akibat Belajar Online, Pemkab Gowa Diminta Turun Tangan

Ads Pemkot Makassar

Rakyat Sulawesi, GOWA – Namanya Indrianti Amran atau akrab disapa Ririn. Saat ini dia butuh bantuan dari pemerintah setempat.

Bocah yang berusia 10 tahun ini meng kebutaan pada kedua bola matanya, radiasi ponsel selama , sejak Sabtu (14/11/2020) lalu.

Ririn yang masih duduk di bangku sekolah kelas 6 asal SD Inpres Bontosunggu, masih berdiam diri di rumahnya sembari berharap ada bantuan dari Gowa atas penyakit yang ia derita.

Nenek Ririn, Sataria Daeng Nganne juga punya harapan yang sama dengan cucu tercintanya itu. Dia harap ada uluran tangan demi kesembuhan Ririn.

“Kalau dari Gowa belum datang. Kalau dari pemerintah desa setempat sudah datang berikan uang tunai untuk Ririn,” kata Sataria, saat ditemui di rumahnya.

Cobaan itu bermula saat Ririn sedang bermain di sekitaran rumahnya, di Dusun Romang Bone, Desa Bori Matangkasa, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, pada Sabtu, (14/11/2020) lalu.

“Kebetulan di sana tempatnya main. Ada juga kakeknya, baru dia (Ririn) bilang sakit kepala dan disuruh mi pulang istirahat. Hari Sabtu sore kejadiannya,” ujar nenek Ririn, Sataria Daeng Nganne, 46 tahun, Kamis (19/11/2020).

Sesampainya di rumah, Ririn mulai beristirahat dan memejamkan mata di dalam kamar tidurnya. Keesokan harinya, Ririn mulai tak bisa melihat pada mata sebelah kiri.