Pandemi, DPR Minta Pertamina Antisipasi Perubahan Struktur Pasar

Ads Pemkot Makassar

Jakarta, RAKYAT SULAWESI – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima, me PT (Persero) agar meng dan penurunan daya beli masyarakat akibat Covid-19, dan melihat hal tersebut sebagai prioritas titik pijak.

“Melihat satu tahun, dua tahun ke depan sebagai langkah awal kita memasuki masa pasca  recovery economy. Pertumbuhan ekonomi di Sumatera masih sekitar 4,98 persen, melambat dibanding bulan sebelumnya yang tumbuh sekitar 5,6 persen. Kita ingin melihat sejauh mana penurunan dan peningkatan ini terjadi di lapangan,” kata Aria Bima, saat pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI Komisi VI DPR RI dengan direksi PT (Persero), di Palembang, Sumatera Selatan, dikutip Jumat (20/11/2020).

Sementara itu, General Manager Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Selatan, Asep Wicaksono Hadi, memaparkan, kondisi stok BBM per 18 November 2020 bisa dikatakan masih aman dan lancar, karena situasi kondisi Covid-19 saat ini yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Memang penjualan agak sedikit menurun, namun demikian mendekati akhir tahun ini sudah mulai nampak ada kenaikan,” imbuh Asep, kepada Komisi VI DPR RI.

Sementara itu, Direktur Logistik dan Infra , Mulyono, menyampaikan pihaknya di unit Refinery II Plaju pada tahun 2020 ini telah melakukan pengeboran pengembangan dalam kondisi Covid-19 ini.

“Dari target 20 pengeboran di tahun 2020, kami sudah menyelesaikan 16. Tentunya dengan protokol new normal yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di dalam program sumur ini, setiap sumur kami juga punya program untuk kebijakan lingkungan, yaitu menanam 1000 pohon untuk satu pengeboran,” jelas Mulyono

Penulis: Riana

Editor: Pahala Simanjuntak