Ditanya Soal Pilwalkot Makassar, Rocky Gerung: yang Sudah Bercokol Pasti Punya Kesalahan

Ads Pemkot Makassar

Rakyat Sulawesi, MAKASSAR– Pengamat politik, Rocky Gerung ikut angkat bicara soal Pemilihan Walikota dan Calon Walikota (Pilwalkot) Makasaar. Dirinya mengaku terus memantau pelaksanaan pilkada di ibukota Provinsi Sulawesi Selatan itu.

“Pilkada Makassar saya ikut pantau. Semuanya saya pantau untuk berusaha cari kesalahan. Pilkada itu harus dicari kesalahannya, di Makassar ini banyak,” kata Rocky saat hadir di Redaksi FAJAR, Gedung Graha Pena, Jumat malam (20/11/2020).

Rocky menyebutkan kesalahan itu paling mudah ditemukan pada calon yang pernah menjabat atau petahana. Kesalahan-kesalahan itu, kata dia harus diungkap ke publik.

Karena itu, Rocky bilang kampanye negatif tak ada salahnya. Sebab, sebagai petahana harus mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan selama menjabat.

“Semua pemimpin itu hanya mengobral janji, contoh janji bikin tempat banyak sampah. Harusnya tempat sampah dikurangi, yang dicari solusinya itu harusnya mengurangi produksi sampah,” jelasnya.

“Saya suka kritik yang sudah dapat kesempatan menjabat, yang sudah bercokol pasti ada kesalahan yang dibuat. Media mesti harus membuka itu, agar ada harapan dari pemimpin berikutnya,” kata Rocky melanjutkan.

Salah satu hal yang juga disorot Rocky adalah keterlibatan milenial di Pilwakot Makassar. Menurutnya, jargon-jargon soal milenial oleh pasangan calon hanya semu belaka.

“Tadi saya baca sepintas baliho-baliho yang ada di pinggir jalan. Tidak ada baliho yang meminta milenial peduli lingkungan atau meminta milenial peduli Indonesia,” pungkasnya. (Msn/fajar)