Daring Hemat Cermat Ala Indosat Ooredoo

Ads Pemkot Makassar

Medan, MPOL: Kuliah online berbasis dalam jaringan () sebenarnya bukan hal baru bagi kalangan mahasiswa-mahasiswi Indonesia, khususnya di era 4.0. ini.
Sejumlah kampus bahkan telah menerapkan kuliah jarak jauh berbasis internet, salah satunya sistem e-learning beberapa tahun belakangan. Dari sini, terlihat bahwa internet tidak sekadar pelengkap, namun mulai menjadi kewajiban baru yang nyaris menyamai kebutuhan manusia yang sulit ditinggalkan.
 
Kebutuhan internet yang sudah tinggi itupun kini semakin menjadi dengan masuknya masa pandemi Covid-19 tahun ini. Situasi pembelajaran jarak jauh, kuliah dalam jaringan () dan sejenisnya, memaksa mahasiswa untuk cerdas menyeleksi provider mana yang tidak mengganggu proses pembelajarannya selama pandemi. Karena itu, selektif mencari provider adalah kunci utama.
 
Memang, pemerintah sudah menggulirkan bantuan pendidikan, salah satunya kuota. Namun, tetap ada pembatasan, salah satunya akses terhadap aplikasi-aplikasi di luar konteks pendidikan. Padahal, aplikasi-aplikasi lain itu juga menjadi penyemangat bagi anak muda masa kini untuk dapat menyalurkan bakat atau kreativitasnya. Dengan harapan, pendidikan jalan terus, kreativitaspun tak terhambat meski dikungkung masa yang serba dari rumah ini. Namun, sekali lagi, untuk memenuhi semua itu, dia dan teman-teman lainnya harus selektif mencari provider terbaik.
 
Hal inipun diamini Tiara, mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) yang satu ini. Bagi mahasiswi Unimed yang sedang menempuh studi S1 Pendidikan Kimia ini, dia tidak ingin menyusahkan orangtuanya dengan harga paket internet yang cukup merogoh kocek di masa sulit sekarang. Namun, di sisi lain, diapun tidak ingin ini menjadi alasan untuk menurunkan semangat dan kinerja perkuliahannya. 
 
Beberapa provider memang menawarkan beragam puluhan giga kuota internet. Namun, provider-provider itu tidak mencakup apa yang diharapkannya. Karena, meski menyediakan puluhan giga kuota namun tetap terbatas hanya untuk beberapa aplikasi saja. Ada juga provider yang kuota internetnya besar dan tidak terbatas, tapi jaringan lelet. Ada yang malah jaringan kencang, namun kuota tidak terlalu besar dan harganya fantastis jika dibandingkan dengan masa ekonomi sulit sekarang.
Sementara, Tiara mengaku, bagi anak muda sepertinya, internet bukan hanya untuk satu aplikasi, misalnya meeting online semata. Internet juga harus lancar untuk aplikasi-aplikasi pendukung lain misalnya media sosial, pencarian informasi terbaru, pengunduh data-data penting dan hiburan-hiburan, bahkan e-commerce membeli peralatan-peralatan penting/perlengkapan kuliah selama pandemi. 
Dalam hal inilah, dia dituntut memilih. 
 
Kuota internet yang selalu besar dan bebas, jaringan tak lelet, tapi masih tetap , itulah yang benar-benar diharapkan di masa yang sulit saat ini. Pilihan itu jatuh kepada . Paket internet yang ditawarkan IM3 selama pandemi dirasanya menjadi pilihan terbaik. Kemudahan-kemudahan bisa didapatnya dari provider kuning ini, salah satunya hadirnya paket Freedom Apps 5 GB seharga Rp1 rupiah yang berlaku setelah pembelian paket internet bulanan selama periode 19-21 November ini.
 
Promo Freedom Apps 5 GB hanya Rp1 rupiah ini mudah, bisa melalui *123*53# atau melalui aplikasi myIM3 yang berlaku bagi pelanggan prabayar dan pascabayar. Bahkan, kuota ini bisa dipakai untuk mengakses aplikasi lain mulai dari transportasi, e-commerce, kesehatan, bahkan hiburan seperti YouTube, Netflix, Vidio, Viu, Instagram, tiktok, Freefire, AOV, RCTI+, Joox, Spotify, FB, Twitter, Snapchat, WhatsApp, LINE, PUBG, COD Mobile, Gojek, Grab, Tokopedia, Shopee, Bukalapak, KlikDokter, dan Alodokter.
 
 
 
“Saya sangat gembira untuk mengumumkan bahwa mencatatkan triwulan III tahun 2020 dengan kinerja keuangan dan operasional yang kuat. Meskipun di tengah persaingan ketat dan tantangan pandemi Covid-19, kami menjaga momentum pertumbuhan dan terus berada pada jalur yang tepat mewujudkan strategi turnaround. Di masa ini, kami terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan telekomunikasi terbaik bagi masyarakat Indonesia. 
 
Di masa ini, kami tetap menempatkan kesehatan dan keselamatan karyawan sebagai priorias utama dan melakukan kebijakan yang diperlukan untuk mendukung mereka,” sebutnya.
juga terus mendukung program pemerintah untuk membantu masyarakat melewati pandemi Covid-19, salah satunya untuk progam Pembelajaran Jarak Jauh. bersama pemerintah telah membantu jutaan guru dan siswa di Indonesia dengan menyediakan akses internet yang mudah dijangkau dan berkecepatan tinggi. juga melakukan beberapa kerja sama strategis dengan mitra global untuk meningkatkan layanan digital bagi pelanggan retail maupun korporasi.