Dampak Libur Panjang, Epidemiolog Prediksi Kasus Covid-19 Makassar Tembus 10 Ribu Pekan Ini

Ads Pemkot Makassar

Rakyat Sulawesi, MAKASSAR — Kasus Covid-19 Makassar kembali meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Diduga akibat libur panjang akhir bulan lalu.

Epidemiolog Universitas Hasanuddin, Ansariadi memprediksi kasus terkonfirmasi positif di Kota Makassar bisa menembus angka 10 ribu jika melihat angka pertumbuhan per minggu.

“Sejak maret sampai sekarang jumlah konfirmasi positif 9.815 kasus. Kemungkinan besar pekan ini bisa mencapai 10 ribu,” ungkap Ansariadi di Rujab Wali Kota Makassar, Kamis (19/11/2020).

Hal ini, kata dia harus menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Apalagi angka reproduksi (rt) kasus saat ini berada di atas 1. Meningkat jika dibandingkan bulan lalu yang sempat menyentuh 0,7.

“Dua pekan terakhir ada kecenderungan peningkatan kasus. Rt di atas 1, ini menunjukkan adanya penularan di masyarakat dan pertumbuhan yang bersifat eksponensial,” terangnya.

Jika mengacu pada tingkat rt di atas 1, maka setidaknya setiap satu orang akan menularkan virus ke satu orang. “Kalau pekan ini 100 kasus, pekan depan bisa 200 kasus,” katanya menambahkan.

Dari data terakhir satuan tugas (satgas) Covid 19 Makassar, Rabu (18/11/2020) jumlah kasus terkonfirmasi positif mencapai 9886.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, pihaknya lebih memperketat lagi pengawasan di kawasan yang berpotensi menyebarkan virus seperti di fasilitas publik.