oleh

Dana Desa 2019 Bangun Jalan ke Dusun Terisolir, Meningkatkan Ekonomi Warga

Luwu Utara l Gerebeknews.com – Pemerintah Desa Tandung Kecamatan Sabbang berada di ketinggian berbatasan dengan Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi-Selatan (Sulsel) dinilai memperhatikan kepentingan masyarakat.

Pasalnya, melihat kondisi jalan warga di Dusun Salupaku masih jalan setapak lagi mendaki, dan kini diperbaiki menggunakan konstruksi rabat beton.

Hal ini disampaikan Kepala Desa (Kades) Tandung, Dahri C pada media ini, Sabtu (7/9/2019) bahwa Dana Desa (DD) tahun ini kami peruntukkan juga membangun akses infrastruktur rabat beton 1.370 meter dengan lebar 1,3 meter.

Dusun Salupaku jarak dari jalan poros 4 km berada disebelah barat Desa Tandung.

Sementara Kepala Dusun Salupaku Kadarusman menuturkan bahwa warga disini ada 1.328 jiwa sehingga dengan pembangunan jalan konstruksi rabat beton ke Dusun Salupaku, warga mengapresiasi pemerintah setempat. Sebelumnya pada saat musim penghujan, kondisi jalan yang licin dan becek, sekarang sudah bagus membuat warga merasa nyaman melintasi jalan rabat beton.

Kadarusman mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menggunakan rabat beton itu, memanfaatkan bantuan dana yang bersumber dari Dana Desa (DD) APBN 2019.

Dana Desa sangat berdampak positif di desa, antara lain bidang infrastruktur semakin tahun semakin membaik,” ujarnya.

” Dikatakan, pembangunan rabat beton ini juga bermanfaat untuk menciptakan lapangan kerja bagi warga Dusun Salupaku, karena pekerjaan melibatkan warga setempat. Dia mengatakan, sebagai Kepala Desa Tandung Dahri lebih bijak lagi menggunakan DD demi kepentingan warganya,” pesannya.

Kepala Dusun Salupaku Kadarusman menambahkan bahwa, tujuan kegiatan itu untuk  pemberdayaan masyarakat serta membuka lapangan kerja bagi warga setempat,” sebutnya.

Ditemui terpisah Sekertaris Camat Sabbang Andi Dwivo berpesan pada warga Desa Tandung terkhusus masyarakat Dusun Salupaku agar dapat bersama-sama memelihara dan menjaganya, sehingga jalan dapat dimanfaatkan lebih lama, karena manfaatnya untuk masyarakat setempat juga.

“Diharapkan, setelah dibangunnya jalan ini dapat memperlancar aktifitas warga, salah satunya saat pulang pergi anak sekolah, mengangkut hasil pertanian, dan aktifitas lainnya,” ujar Andi Dwivo.

Dengan pembangunan infrastruktur membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di desa tersebut. Pembangunan infrastruktur ini melibatkan warga setempat, sehingga mendapatkan sumber pendapatan baru. Sehingga dari pendapatan tersebut bisa dipergunakan untuk keperluan sehari-hari, serta efek positifnya bisa menggerakkan perekonomian warga di desa atau pun di dusun setempat.

Laporan (yustus)

Komentar

News Feed