Ditanya Soal Kasus Korupsi Pagar Bandara Seko, Kejari Luwu Utara Bungkam

oleh -247 views

Luwu Utara l | Rakyat Sulawesi, — Forum LSM-Pers Luwu Utara mempertanyakan kejelasan Kasus Korupsi Bandara seko tahun anggaran 2017 senilai Rp 4,8 Milyar, yang ditangani Kejaksaan Negeri Masamba, Luwu Utara.

Pasalnya hingga saat ini pihak kejari Luwu Utara enggan membeberkan siapa nama kedua tersangka dalam kasus tersebut.

“Tersangka kasus korupsi pagar bandara seko, tersangka sudah ada, sementara Kejari tidak dijelaskan siapa namanya Tapi tidak jelas. Ini kejaksaan aneh, mentersangkakan orang, namun tersangka ini tidak ada. Kalau memang ada pak, jelas kesajaksaan harus menyebut siapa namanya”.”.ujar Almarwan, ketua LSM-Pers Luwu Utara. Saat ditemui di sekretariat Forum LSM-Pers jalan Andi djemma, Kota Masamba, Jum’at 10 Mei 2019.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Utara saat ditanya soal kasus tersebut, bungkam dan enggan memberi komentar.

Melalui pesan singkat Whatsaap, Kejari Luwu Utara Indawan hanya mengatakan, kenapa.

“Emang kenapa”. Kata Indawan, Selasa 14 Mei 2019.

Tak hanya sekali, saat kembali ditanya soal mengapa pihak kejaksaan hingga saat ini enggan menyebut siapa nama kedua tersangka kasus korupsi pagar bandara seko, Kejari Luwu Utara Indawan kembali menjawab dengan jawaban yang sama.

“Emang kenapa”. Katanya lagi.

Sebelumnya, Rabu 12 Desember 2018 Lalu, Kepala Kejaksaan Negeri Masamba Luwu Utara, Indawan, mengatakan telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pagar Bandara Seko. Yang merupakan proyek tahun 2017, dengan anggaran senilai Rp 4,8 Miliar.

Dalam penetapan kedua tersangka itu, Kajari Luwu Utara menyebut menemukan kerugian negara sebesar Rp 500 jt (Lima Ratus Juta Rupiah).

“Kerugian negara kurang lebih Rp 500 juta”,kata Indawan di Kantor Kejaksaan Negeri Masamba. Kala itu.

Namun, meski telah menetapkan dua orang tersangka, Kejari Luwu Utara Indawan enggan menyebut siapa nama kedua tersangka itu.

“Dalam mekanisme penanganan perkara kita tidak serta merta menyebut siapa, apa itu,
kita harus pakai preventif dulu. Artinya pencegahan”,kata Indawan.

Informasi yang dihimpun, proyek ini dikerjakan oleh PT Tri Karya Utama Cendana.

Laporan (Admin)

One thought on “Ditanya Soal Kasus Korupsi Pagar Bandara Seko, Kejari Luwu Utara Bungkam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *